Pada 26 Oktober 2026, IHSG turun 1,22% dan seluruh sektor melemah. Namun saham Unilever Indonesia (UNVR) naik 1,79%, sementara saham tambang MDKA turun 5,94%. Perbedaan ini memberi gambaran tentang saham defensif dan saham siklikal.

Pengertian
| Jenis | Ciri | Contoh sektor |
|---|---|---|
| Saham defensif | Permintaan produk relatif stabil dalam kondisi ekonomi apa pun | Barang konsumsi pokok, layanan kesehatan, utilitas, telekomunikasi |
| Saham siklikal | Kinerja naik-turun mengikuti siklus ekonomi atau harga komoditas | Tambang, energi, properti, otomotif, bahan baku |
Orang tetap membeli sabun, makanan, dan obat meski ekonomi melambat. Sebaliknya, permintaan logam, properti, dan kendaraan sangat bergantung pada kondisi ekonomi.
Pelajaran dari 26 Oktober
| Saham | Sektor | Perubahan |
|---|---|---|
| UNVR | Barang konsumsi | +1,79% |
| BBNI | Bank | +1,46% |
| AADI | Energi (batu bara) | +1,32% |
| MBMA | Bahan baku (nikel) | −5,85% |
| MDKA | Tambang | −5,94% |
| WIFI | Teknologi/infrastruktur digital | −6,73% |
Catatan: tidak semua saham dalam satu kelompok bergerak sama. AADI dari sektor energi justru naik, sementara indeks sektor energi turun 2,36%. Faktor khusus perusahaan, seperti valuasi dan kabar korporasi, juga berpengaruh. Rincian pergerakan IHSG hari itu ada di IHSG turun 1,22% ke 5.373.
Kapan Masing-masing Unggul?
- Saham defensif cenderung lebih tahan saat pasar turun, suku bunga naik, atau ekonomi melambat.
- Saham siklikal cenderung unggul saat ekonomi tumbuh cepat dan harga komoditas naik.
Cara Mengenali
- Stabilitas pendapatan: lihat apakah pendapatan perusahaan naik-turun tajam dari tahun ke tahun.
- Beta saham: beta di bawah 1 menunjukkan saham bergerak lebih tenang dibanding indeks.
- Ketergantungan pada harga komoditas: saham tambang dan energi sangat dipengaruhi harga dunia.
- Valuasi: saham defensif sering diperdagangkan pada valuasi lebih tinggi karena dianggap lebih aman. Cara menilai valuasi dijelaskan di cara membaca PER dan PBV.
Menyusun Portofolio
- Kombinasikan keduanya sesuai profil risiko.
- Saham defensif dapat menjadi penyeimbang saat pasar bergejolak.
- Saham siklikal memberi potensi kenaikan lebih besar saat ekonomi membaik.
- Bagi pemula, reksa dana atau indeks seperti LQ45 dapat menjadi cara diversifikasi yang lebih mudah, seperti dibahas di indeks LQ45, IDX30, dan Kompas100.
Klasifikasi sektor resmi saham di Indonesia dapat dilihat di Bursa Efek Indonesia.
Artikel ini bersifat informasi dan bukan rekomendasi membeli atau menjual efek. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa itu saham defensif?
Saham defensif adalah saham perusahaan yang permintaan produknya relatif stabil dalam kondisi ekonomi apa pun, seperti barang konsumsi pokok, kesehatan, utilitas, dan telekomunikasi.
Apa itu saham siklikal?
Saham siklikal adalah saham yang kinerjanya naik-turun mengikuti siklus ekonomi atau harga komoditas, seperti tambang, energi, properti, dan otomotif.
Apakah saham defensif selalu naik saat IHSG turun?
Tidak selalu. Saham defensif cenderung lebih tahan, tetapi pergerakannya tetap dipengaruhi faktor khusus perusahaan seperti valuasi dan kabar korporasi.
