Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melonjak 5,65% ke level 5.278,89 pada Selasa, 20 Oktober 2026. Kenaikan ini menjadi pemulihan pertama setelah IHSG anjlok tajam akibat pengumuman konsultasi MSCI pekan sebelumnya.
Nilai transaksi mencapai sekitar Rp26,54 triliun, dan seluruh sektor ditutup menguat.

Kronologi Sepekan Terakhir
| Tanggal | Kejadian |
|---|---|
| Kamis, 15 Oktober | IHSG ditutup di 5.863,78 |
| Jumat, 16 Oktober | Trading halt pukul 08:58 WIB; IHSG ditutup −11,57% ke 5.185,11 |
| Senin, 19 Oktober | Tekanan berlanjut; BEI mulai berlakukan ARB 7% |
| Selasa, 20 Oktober | IHSG rebound +5,65% ke 5.278,89 |
Dari Kamis hingga Senin, IHSG sempat turun sekitar 14,8%.
Asing Masih Jual Bersih
Meski indeks naik tajam, investor asing masih mencatat jual bersih sekitar Rp1,97 triliun. Artinya, kenaikan ditopang pembelian investor domestik, baik institusi maupun ritel, yang memanfaatkan harga yang sudah turun dalam.
Kondisi ini menunjukkan sentimen asing belum pulih. Cara membaca data aliran dana asing dijelaskan di apa itu net foreign buy dan sell.
Apa yang Mendorong Rebound?
- Aksi beli murah (bargain hunting) setelah valuasi saham, terutama bank besar, turun tajam. Lihat saham bank besar rontok usai MSCI.
- Kebijakan stabilisasi: BEI menurunkan batas ARB menjadi 7%, dan emiten diizinkan buyback tanpa RUPS.
- Kepastian jadwal MSCI: keputusan final baru diambil paling lambat 30 Juni 2027, memberi waktu bagi otoritas untuk melakukan reformasi.
Jalan Masih Panjang
IHSG di level 5.278 masih jauh di bawah rekor penutupan 9.134,70 pada 20 Januari 2026. Pada akhir 2025, IHSG bahkan sempat menguji level 9.000, seperti diberitakan dalam IHSG uji 9.000 dan IHSG pepet 9.000 awal 2026.
Volatilitas kemungkinan tetap tinggi selama masa konsultasi MSCI, ditambah agenda global seperti keputusan suku bunga The Fed pada 28 Oktober.
Tips bagi Investor Ritel
- Hindari keputusan panik, baik menjual saat anjlok maupun membeli berlebihan saat rebound.
- Fokus pada fundamental emiten dan gunakan dana yang tidak dibutuhkan dalam waktu dekat.
- Pahami aturan perdagangan seperti trading halt dan ARA/ARB.
Data perdagangan harian tersedia di situs IDX.
Artikel ini bersifat informasi dan bukan rekomendasi membeli atau menjual efek. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa IHSG pada 20 Oktober 2026?
IHSG ditutup naik 5,65% ke level 5.278,89 pada 20 Oktober 2026, dengan nilai transaksi sekitar Rp26,54 triliun.
Apakah investor asing ikut membeli saat IHSG rebound?
Tidak. Investor asing masih mencatat jual bersih sekitar Rp1,97 triliun, sehingga kenaikan ditopang investor domestik.
Berapa rekor tertinggi IHSG?
Rekor penutupan IHSG tercatat 9.134,70 pada 20 Januari 2026.
