Hot News
Forex, Economics & Trading Excellence
Market

Apa Itu Trading Halt di BEI? Aturan, Batas Penurunan IHSG, dan Riwayatnya

✍️ monetapostadmin 📅 October 21, 2026 👁 4 views

Trading halt adalah penghentian sementara seluruh perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) ketika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tajam dalam satu hari. Mekanisme ini dikenal juga sebagai circuit breaker di bursa lain.

Tujuannya memberi jeda bagi investor agar tidak mengambil keputusan panik dan memberi waktu bagi pasar mencerna informasi.

Fakta kunci: Apa Itu Trading Halt di BEI? Aturan, Batas Penurunan IHSG, dan Riwayatnya
Ambang penurunan IHSG yang memicu trading halt dan trading suspend.

Ambang Penurunan IHSG

Berdasarkan ketentuan BEI yang berlaku sejak 2025:

Penurunan IHSG dalam sehariTindakan
Lebih dari 8%Trading halt selama 30 menit
Berlanjut hingga lebih dari 15%Trading halt 30 menit berikutnya
Berlanjut hingga lebih dari 20%Trading suspend, perdagangan dihentikan hingga akhir sesi atau lebih lama atas persetujuan OJK

Sebelum aturan ini, ambang trading halt lebih rendah, yaitu 5%. BEI menaikkan ambangnya setelah gejolak pasar pada 2025 agar halt tidak terlalu sering terjadi.

Trading Halt vs Suspensi Saham

  • Trading halt: berlaku untuk seluruh pasar dan bersifat sementara, dipicu penurunan IHSG.
  • Suspensi saham: berlaku untuk saham tertentu, misalnya karena pergerakan harga tidak wajar, keterlambatan laporan keuangan, atau aksi korporasi. Contoh penghentian perdagangan yang berbeda konteks pernah diberitakan dalam BEI hentikan perdagangan HSBC Sekuritas, yang menyangkut anggota bursa.

Riwayat Trading Halt Terbaru

  • 28 Januari 2026: IHSG terkena trading halt dua kali setelah rilis laporan MSCI. Dampaknya ke pasar obligasi pernah dibahas Menkeu saat itu.
  • 16 Oktober 2026: IHSG dibuka turun 8,01% ke 5.393,92, memicu trading halt 30 menit pada pukul 08:58 WIB setelah MSCI membuka konsultasi reklasifikasi Indonesia. IHSG ditutup turun 11,57% hari itu.

Setelah kejadian Oktober, BEI juga menurunkan batas ARB saham menjadi 7% untuk meredam penurunan harga individual.

Apa yang Terjadi Saat Trading Halt?

  • Order yang sudah ada di sistem tetap tersimpan, tetapi tidak ada transaksi yang terjadi.
  • Investor masih bisa membatalkan atau mengubah order, tergantung ketentuan yang berlaku.
  • Setelah 30 menit, perdagangan dibuka kembali, dan harga bisa melanjutkan penurunan atau berbalik.

Apa yang Sebaiknya Dilakukan Investor?

  1. Jangan panik. Gunakan jeda untuk mencari informasi tentang penyebab penurunan.
  2. Periksa posisi margin. Jika menggunakan pembiayaan margin, risiko forced sell meningkat.
  3. Bedakan sentimen dan fundamental. Penurunan akibat sentimen bisa berbalik, seperti saat IHSG rebound 5,65% pada 20 Oktober.

Aturan resmi dan pengumuman BEI dapat dipantau di situs IDX.

Artikel ini bersifat edukasi dan bukan rekomendasi membeli atau menjual efek. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu trading halt?

Trading halt adalah penghentian sementara seluruh perdagangan saham di BEI ketika IHSG turun tajam dalam satu hari.

Berapa penurunan IHSG yang memicu trading halt?

Penurunan lebih dari 8% memicu halt 30 menit, berlanjut hingga lebih dari 15% memicu halt 30 menit berikutnya, dan lebih dari 20% memicu trading suspend.

Kapan trading halt terakhir terjadi?

Trading halt terakhir terjadi pada 16 Oktober 2026 pukul 08:58 WIB ketika IHSG dibuka turun 8,01% setelah pengumuman MSCI.

monetapostadmin
Redaksi MonetaPost