Harga minyak Brent naik sekitar 11,5% sepanjang Oktober 2026 ke sekitar US$112 per barel, kenaikan bulanan keempat berturut-turut, dan dampaknya ke rumah tangga Indonesia merambat melalui harga BBM nonsubsidi, ongkos transportasi, tiket pesawat, dan harga barang yang bergantung pada logistik. BBM bersubsidi tidak langsung berubah karena harganya ditetapkan pemerintah, tetapi beban subsidi negara bertambah. Dengan rupiah di sekitar Rp18.137 per dolar AS, biaya impor energi dalam rupiah juga semakin mahal.

Mengapa Harga Minyak Terus Naik?
Kenaikan terutama dipicu kekhawatiran pasokan dari Timur Tengah terkait ketegangan dengan Iran. Upaya perundingan damai sempat menurunkan harga pada 29 Oktober, tetapi harga kembali naik pada sesi berikutnya. Permintaan energi juga tetap kuat, misalnya karena ekonomi AS tumbuh 3,4% pada kuartal III. Pembahasan hubungan minyak dan APBN ada di harga minyak dan APBN.
Bagaimana Dampaknya ke Harga BBM?
- BBM nonsubsidi, seperti Pertamax dan sejenisnya, dievaluasi secara berkala mengikuti harga minyak dunia dan kurs. Kenaikan harga minyak membatasi ruang penurunan, bahkan bisa mendorong kenaikan.
- BBM bersubsidi ditetapkan pemerintah, sehingga tidak langsung berubah. Namun, selisih antara harga keekonomian dan harga jual menjadi beban subsidi dan kompensasi dalam APBN.
Kebijakan harga BBM sebelumnya dibahas di harga BBM Oktober 2026.
Pos Pengeluaran Apa yang Paling Terdampak?

| Pos | Jalur dampak | Kecepatan |
|---|---|---|
| BBM nonsubsidi | Langsung | Cepat, saat evaluasi harga |
| Transportasi umum dan ojek daring | Biaya operasional | Bertahap |
| Tiket pesawat | Harga avtur dan biaya tambahan | Bertahap |
| Bahan pangan | Ongkos distribusi | Bertahap |
| Barang berbahan plastik | Bahan baku petrokimia | Lambat |
Bagaimana Dampaknya ke Inflasi?
Energi adalah komponen biaya produksi dan distribusi. Kenaikan biaya energi bisa merambat ke harga barang dan jasa lain dalam beberapa bulan. Dengan inflasi September sudah 3,28%, mendekati batas atas sasaran 3,5%, kenaikan biaya energi menambah risiko inflasi akhir tahun. Penjelasan komponen inflasi ada di apa itu inflasi.
Bagaimana Contoh Dampak ke Anggaran Keluarga?
Misalkan keluarga dengan pengeluaran transportasi Rp1,2 juta per bulan, sebagian besar untuk BBM nonsubsidi dan ojek daring. Jika biaya transportasi naik 5%, tambahan pengeluaran sekitar Rp60.000 per bulan atau Rp720.000 per tahun. Ditambah kenaikan harga pangan karena ongkos distribusi, total tambahan bisa lebih besar.
Bagaimana Menyiasati Kenaikan Biaya Energi?
- Evaluasi rute dan moda transportasi; transportasi umum untuk perjalanan rutin bisa lebih hemat.
- Gabungkan perjalanan untuk mengurangi frekuensi berkendara.
- Rawat kendaraan agar konsumsi bahan bakar efisien, misalnya tekanan ban yang tepat.
- Rencanakan perjalanan akhir tahun lebih awal, karena harga tiket pesawat bisa naik.
- Sisihkan dana penyangga dalam anggaran untuk kenaikan harga.
Panduan dana darurat ada di dana darurat ideal.
Bagaimana Dampaknya ke APBN?
Harga minyak di atas asumsi APBN meningkatkan belanja subsidi dan kompensasi energi. Di sisi lain, penerimaan negara dari sektor migas juga naik. Selisih keduanya menentukan dampak bersih ke defisit. Pemerintah dapat menyesuaikan kebijakan harga atau penyaluran subsidi jika beban terlalu besar.
Bagaimana Dampaknya bagi Pelaku Usaha Kecil?
Usaha kecil seperti warung makan, jasa pengiriman, dan pedagang pasar sangat sensitif terhadap biaya transportasi dan bahan baku. Kenaikan biaya energi sering tidak bisa langsung dibebankan ke konsumen, sehingga margin keuntungan menipis. Pelaku usaha dapat meninjau rute pengiriman, membeli bahan baku dalam jumlah lebih efisien, dan menyesuaikan harga secara bertahap agar pelanggan tidak kaget.
Bagaimana Pengaruh Kurs Rupiah?
Harga minyak dibayar dalam dolar AS. Ketika rupiah melemah, biaya impor minyak dalam rupiah naik meski harga minyak dunia tidak berubah. Kombinasi Brent sekitar US$112 dan rupiah sekitar Rp18.137 per dolar AS membuat biaya energi impor Indonesia jauh lebih tinggi dibanding awal tahun. Dampak pelemahan rupiah terhadap harga dibahas di rupiah melemah: siapa untung, siapa rugi.
Bagaimana Perbandingan dengan Tahun Lalu?
Harga Brent di atas US$110 jauh lebih tinggi dibanding kisaran sepanjang 2025 yang sebagian besar di bawah US$90. Lonjakan setinggi ini membuat asumsi harga minyak dalam anggaran negara perlu dicermati karena memengaruhi subsidi dan penerimaan negara.
Apakah Harga Minyak Akan Turun?
Harga minyak bisa turun cepat jika ada kesepakatan damai yang konkret atau peningkatan produksi dari negara produsen besar. Namun, selama risiko pasokan belum mereda, harga cenderung bertahan tinggi. Rumah tangga sebaiknya merencanakan anggaran dengan asumsi harga energi tetap tinggi beberapa bulan ke depan.
Data harga energi dapat dipantau di U.S. Energy Information Administration, sedangkan pengumuman harga BBM resmi tersedia di Pertamina.
Artikel ini bersifat informasi dan edukasi. Data dapat diperbarui sesuai rilis resmi lembaga terkait.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Bagaimana harga minyak memengaruhi usaha kecil?
Biaya transportasi dan bahan baku naik, sementara kenaikan harga jual sering tidak bisa langsung dibebankan, sehingga margin keuntungan menipis.
Berapa harga minyak Brent akhir Oktober 2026?
Sekitar US$112 per barel pada 30 Oktober, setelah naik sekitar 11,5% sepanjang Oktober.
Apakah harga BBM subsidi ikut naik?
Tidak langsung, karena ditetapkan pemerintah, tetapi beban subsidi dan kompensasi dalam APBN bertambah.
Pos pengeluaran apa yang paling terdampak kenaikan minyak?
BBM nonsubsidi, transportasi umum dan ojek daring, tiket pesawat, bahan pangan, dan barang berbahan plastik.
Bagaimana harga minyak memengaruhi inflasi?
Kenaikan biaya energi merambat ke biaya produksi dan distribusi, sehingga harga barang dan jasa lain bisa naik dalam beberapa bulan.
Bagaimana keluarga bisa menyiasati kenaikan biaya energi?
Evaluasi moda transportasi, gabungkan perjalanan, rawat kendaraan, rencanakan perjalanan lebih awal, dan sisihkan dana penyangga.
