Produk Domestik Bruto (PDB) adalah nilai total barang dan jasa akhir yang dihasilkan di suatu negara dalam periode tertentu. PDB menjadi ukuran utama besar kecilnya ekonomi dan dasar perhitungan pertumbuhan ekonomi.
Di Indonesia, PDB dihitung dan dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) setiap kuartal, biasanya pada awal bulan kedua setelah kuartal berakhir.
Tiga Pendekatan Menghitung PDB
- Pendekatan produksi: menjumlahkan nilai tambah dari setiap sektor, seperti industri pengolahan, perdagangan, pertanian, dan pertambangan.
- Pendekatan pengeluaran: menjumlahkan belanja di dalam ekonomi.
- Pendekatan pendapatan: menjumlahkan pendapatan faktor produksi seperti upah dan keuntungan.

Rumus Pendekatan Pengeluaran
PDB = C + I + G + (X − M)
- C: konsumsi rumah tangga, komponen terbesar PDB Indonesia.
- I: investasi atau Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB), seperti pembangunan pabrik, gedung, dan pembelian mesin.
- G: konsumsi pemerintah, termasuk belanja pegawai dan barang.
- X − M: ekspor dikurangi impor.
Contoh dari data terbaru: pada kuartal II 2026, investasi (PMTB) tumbuh 6,87% dan konsumsi pemerintah tumbuh 15,97%, antara lain dipengaruhi pembayaran gaji ke-13 dan program Makan Bergizi Gratis.
Harga Berlaku vs Harga Konstan
- PDB atas dasar harga berlaku (ADHB): dihitung dengan harga tahun berjalan. Cocok untuk melihat ukuran ekonomi dan struktur sektor.
- PDB atas dasar harga konstan (ADHK): dihitung dengan harga tahun dasar sehingga pengaruh inflasi dihilangkan. Pertumbuhan ekonomi dihitung dari PDB harga konstan.
Cara Membaca Angka Pertumbuhan
- Year on year (yoy): dibandingkan kuartal yang sama tahun lalu. Contoh: kuartal II 2026 tumbuh 5,29% yoy.
- Quarter to quarter (qtq): dibandingkan kuartal sebelumnya. Angka ini dipengaruhi pola musiman, misalnya kuartal dengan hari raya.
- Cumulative to cumulative (c-to-c): akumulasi sejak awal tahun dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Contoh: semester I 2026 tumbuh 5,45% c-to-c.
Mengapa Pertumbuhan Ekonomi Penting?
Pertumbuhan ekonomi terkait dengan penciptaan lapangan kerja, penerimaan pajak, dan kemampuan membayar utang. Pemerintah menargetkan pertumbuhan 6% dalam APBN 2027, lebih tinggi dari realisasi kuartal II 2026.
Pertumbuhan juga menjadi salah satu komponen rumus upah minimum, sehingga berpengaruh langsung pada pekerja.
Keterbatasan PDB
PDB tidak mengukur pemerataan, kualitas lingkungan, atau kesejahteraan secara utuh. Pertumbuhan tinggi belum tentu dirasakan merata. Karena itu, PDB sebaiknya dibaca bersama data lain seperti tingkat pengangguran, kemiskinan, dan upah riil. Tantangan struktural seperti sektor manufaktur pernah dibahas dalam dilema ekonomi Indonesia.
Data PDB resmi tersedia di situs BPS.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa itu PDB?
PDB atau Produk Domestik Bruto adalah nilai total barang dan jasa akhir yang dihasilkan di suatu negara dalam periode tertentu.
Apa bedanya pertumbuhan yoy dan qtq?
Pertumbuhan yoy dibandingkan kuartal yang sama tahun lalu, sedangkan qtq dibandingkan kuartal sebelumnya.
Berapa pertumbuhan ekonomi Indonesia terbaru?
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,29% yoy pada kuartal II 2026, dan 5,45% secara kumulatif pada semester I 2026.
