Home / Market / IHSG Hijau di Pembukaan, Naik 0,43% ke Level 8.654

IHSG Hijau di Pembukaan, Naik 0,43% ke Level 8.654

ihs

IHSG dibuka menguat 0,43% ke level 8.654 pada awal perdagangan, mencatat sentimen positif di pasar domestik.

MonetaPost – Indeks Harga Saham Gabungan kembali menunjukkan sentimen positif, dan saham potensi cuan hari ini menjadi perhatian utama para trader maupun investor. Pada penutupan perdagangan Selasa (02/12), IHSG menguat 0,80% ke level 8.617,04. Penguatan ini memberikan sinyal optimisme pasar, terutama di tengah meningkatnya minat beli pada saham-saham berfundamental kuat.

Kenaikan indeks tersebut didorong oleh sejumlah saham unggulan. ASII, DSSA, dan TPIA tampil sebagai penopang utama penguatan IHSG. Di sisi lain, beberapa saham big caps seperti TLKM, GOTO, dan KLBF justru terkoreksi cukup dalam, sehingga menjadi penekan indeks pada sesi perdagangan tersebut. Meskipun demikian, koreksi pada saham-saham besar kadang membuka peluang akumulasi bagi investor jangka panjang yang menunggu momentum harga lebih menarik.

Kinerja IHSG dan Sentimen Pasar

IHSG mencatatkan kinerja solid pada sesi penutupan dengan kenaikan 0,80%. Sentimen positif ini diperkuat oleh masuknya aliran dana asing, di mana investor asing membukukan net buy sebesar Rp749,20 miliar. Secara keseluruhan, pasar mencatatkan net buy Rp454,01 miliar. Arus modal asing ini mencerminkan kepercayaan investor global terhadap prospek ekonomi domestik serta stabilitas pasar Indonesia.

Beberapa faktor yang mendukung penguatan IHSG antara lain membaiknya sentimen global, harapan akan pelonggaran kebijakan moneter The Fed, serta rebound pada sektor-sektor siklikal. Selain itu, minat beli terhadap saham-saham kapitalisasi besar kembali meningkat, memperkuat momentum kenaikan indeks.

Daftar Saham Potensi Cuan Hari Ini

Untuk membantu investor memetakan peluang, berikut sejumlah saham potensi cuan hari ini berdasarkan pergerakan harga, volume transaksi, dan sentimen fundamentalnya:

1. Astra International (ASII) – Menguat 3,92%

ASII menjadi salah satu saham yang menggerakkan IHSG setelah mencatat kenaikan hampir 4%. Lonjakan minat beli menunjukkan adanya optimisme pada kinerja sektor otomotif dan diversifikasi bisnis perusahaan. Katalis yang kuat dari pertumbuhan penjualan kendaraan dan ekspansi bisnis membuat ASII tetap menarik untuk dipantau.

2. Dian Swastatika Sentosa (DSSA) – Menguat 2,39%

DSSA terdorong oleh sektor energi serta eksposur perusahaan pada bisnis teknologi. Aktivitas transaksi yang meningkat stabil menunjukkan minat investor yang masih kuat terhadap saham terkait energi dan digital.

3. Chandra Asri (TPIA) – Menguat 5,07%

TPIA menjadi top gainer di antara saham penopang IHSG. Kenaikan harga minyak global serta ekspektasi pemulihan permintaan produk petrokimia menjadi pendorong utama penguatan saham ini.

Saham yang Menekan IHSG

Tidak hanya saham penggerak, pasar juga mencatat beberapa saham yang memberikan tekanan pada indeks, seperti:

  • TLKM turun 2,47%
  • GOTO turun 2,99%
  • KLBF turun 5,39%

Meski mencatat penurunan, saham-saham tersebut masih memiliki fundamental kuat dan tetap layak dimasukkan ke dalam watchlist, terutama bagi investor yang mencari peluang bargain price.

Sektor yang Menguat dan Melemah

Dari total 11 sektor, sebanyak 9 sektor ditutup menguat, mencerminkan dominasi sentimen positif di pasar.

Sektor Menguat:

  • Industrial memimpin dengan kenaikan 2,75%
  • Consumer cyclicals
  • Mining
  • Energy
  • Infrastructure

Sektor industrial dan energy menjadi dua sektor yang paling banyak menyumbang saham potensi cuan hari ini, seiring meningkatnya permintaan dan aktivitas manufaktur.

Sektor Melemah:

  • Healthcare terkoreksi 0,77% karena aksi profit taking
  • Technology bergerak mixed akibat volatilitas dan ketidakpastian global

Update Emiten: ENRG Laporkan Temuan Gas Baru

Energi Mega Persada (ENRG) melaporkan temuan gas baru di Struktur East Walanga (EWL-1) di blok Sengkang, Sulawesi Selatan. Temuan ini memberikan sentimen positif terhadap saham energi, terutama karena potensi produksi gas yang dapat mencapai 25–36 juta kaki kubik per hari (MMscfd).

Cadangan gas bumi ENRG pada 9M25 tercatat 60.683 MBOE, meski sempat menurun 1.750 MBOE dibanding Desember 2024. Dengan adanya temuan eksplorasi terbaru ini, cadangan tersebut berpeluang meningkat dan memberikan katalis positif bagi prospek jangka menengah perusahaan.

Aksi Korporasi DRMA: Akuisisi 82% Saham MSI

Dharma Polimetal (DRMA) resmi menyelesaikan akuisisi 82% saham PT Mah Sing Indonesia (MSI) senilai Rp41 miliar. Transaksi ini berada di bawah batas material sesuai aturan POJK karena nilai ekuitas DRMA mencapai Rp2,68 triliun pada 9M25.

Akuisisi ini dilakukan untuk memperkuat posisi perusahaan pada lini komponen plastik kendaraan roda empat, yang saat ini menyumbang pendapatan sebesar Rp988,18 miliar atau 22,5% dari total pendapatan. Langkah ekspansi ini membuat DRMA semakin menarik bagi investor yang memantau peluang dari sektor manufaktur otomotif.

Prospek IHSG dan Saham Potensi Cuan Hari Ini

Melihat perkembangan pasar, IHSG diperkirakan masih berpotensi melanjutkan penguatan dalam jangka pendek. Arus modal asing yang masuk serta kekuatan sektor industrial dan energy menjadi katalis utama.

Beberapa saham potensi cuan hari ini yang layak dimasukkan dalam watchlist meliputi:

  • ASII
  • TPIA
  • DSSA
  • ENRG
  • DRMA
  • PGAS
  • MDKA
  • ADRO
  • INKP
  • BMRI dan BBRI

Penguatan IHSG memberikan kesempatan bagi investor untuk memanfaatkan momentum pasar. Dengan dukungan arus modal asing, penguatan sektor-sektor utama, serta katalis positif dari emiten seperti ENRG dan DRMA, daftar saham potensi cuan hari ini semakin menarik untuk dicermati.

Namun, investor tetap perlu memperhatikan kondisi makroekonomi global, arah kebijakan moneter, dan manajemen risiko sebelum mengambil keputusan investasi. Dengan strategi yang tepat, kondisi pasar saat ini memberikan peluang yang menjanjikan bagi trader dan investor.

Tagged:

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *