Hot News
Forex, Economics & Trading Excellence
Market

ST017 Ditawarkan 6 November 2026: Sukuk Tabungan Tenor 2 dan 4 Tahun, Cara Membeli dan Hitungannya

✍️ monetapostadmin 📅 November 2, 2026 👁 1 views

ST017 atau Sukuk Tabungan seri ST017 ditawarkan pemerintah pada 6 November hingga 2 Desember 2026, dengan pilihan tenor 2 tahun dan 4 tahun. Imbalannya mengambang dengan batas bawah, minimum pembelian Rp1 juta, dan setelmen dijadwalkan 9 Desember 2026.

Sukuk tabungan st017 menjadi alternatif bagi investor ritel yang mencari instrumen berbasis syariah yang dijamin negara, di tengah pasar saham yang bergejolak dan suku bunga yang tinggi.

Fakta kunci: ST017 Ditawarkan 6 November 2026: Sukuk Tabungan Tenor 2 dan 4 Tahun, Cara Membeli dan Hitungannya
Ketentuan utama Sukuk Tabungan ST017.

Apa Itu Sukuk Tabungan?

Sukuk Tabungan adalah Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) yang dijual kepada individu warga negara Indonesia melalui mitra distribusi resmi. Berbeda dengan sukuk ritel (SR), sukuk tabungan tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder, tetapi memiliki fasilitas pencairan awal (early redemption) dalam batas tertentu. Imbalan dan pokoknya dijamin negara melalui undang-undang. Perbedaan ORI, SBR, SR, dan ST dijelaskan di SBN ritel: ORI, SBR, dan ST, apa bedanya.

Apa Saja Ketentuan ST017?

KetentuanST017T2ST017T4
Tenor2 tahun4 tahun
Jatuh tempo10 November 202810 November 2030
Minimum pembelianRp1 jutaRp1 juta
Maksimum pembelianRp5 miliarRp10 miliar
Jenis imbalanMengambang dengan batas bawahMengambang dengan batas bawah

Besaran imbalan awal diumumkan saat masa penawaran dibuka. Imbalan mengambang biasanya mengikuti perubahan BI-Rate, tetapi tidak akan turun di bawah batas bawah yang ditetapkan.

Bagaimana Cara Kerja Imbalan Mengambang?

Tahapan membeli Sukuk Tabungan ST017
Langkah membeli ST017 melalui mitra distribusi.

Imbalan mengambang dengan batas bawah (floating with floor) berarti imbalan bisa naik jika BI-Rate naik, tetapi tidak akan turun di bawah tingkat awal yang dijamin. Saat ini BI-Rate berada di 5,75%. Dengan kondisi suku bunga global yang tinggi dan rupiah tertekan, peluang BI menurunkan suku bunga dalam waktu dekat terbatas, sehingga investor relatif terlindungi. Jika BI menaikkan suku bunga, imbalan ST017 ikut naik pada periode penyesuaian berikutnya.

Bagaimana Contoh Perhitungannya?

Misalkan seseorang membeli ST017 Rp10 juta dan imbalan tahunan yang ditetapkan adalah 6,25% sebagai ilustrasi. Imbalan kotor per tahun adalah Rp625.000, atau sekitar Rp52.083 per bulan. Setelah dipotong pajak 10%, imbalan bersih sekitar Rp46.875 per bulan, atau Rp562.500 per tahun. Angka ini hanya ilustrasi; imbalan sebenarnya mengikuti pengumuman resmi pemerintah.

Sebagai pembanding, bunga deposito bank umumnya dikenai pajak 20%, sehingga dengan tingkat imbalan yang sama, SBN ritel memberikan hasil bersih yang lebih besar.

Bagaimana Cara Membeli ST017?

  1. Daftar akun di salah satu mitra distribusi resmi, seperti bank, perusahaan sekuritas, atau platform investasi yang ditunjuk.
  2. Siapkan rekening dana dan rekening surat berharga.
  3. Pesan ST017 pada 6 November hingga 2 Desember 2026.
  4. Lakukan pembayaran menggunakan kode billing dalam batas waktu yang ditentukan.
  5. Tunggu setelmen pada 9 Desember 2026.

Pemesanan dapat ditutup lebih awal jika kuota terpenuhi, sehingga sebaiknya tidak menunggu hari terakhir.

Bagaimana Pencairan Awal Bekerja?

Investor dapat mencairkan sebagian kepemilikan sebelum jatuh tempo, maksimal 50% dari total kepemilikan, pada periode yang ditentukan. Fasilitas ini memberi fleksibilitas, tetapi bukan pengganti dana darurat karena hanya bisa dilakukan pada jendela waktu tertentu. Sisa kepemilikan tetap harus ditahan hingga jatuh tempo.

Siapa yang Cocok Membeli ST017?

ST017 cocok bagi investor yang mencari pendapatan rutin, ingin instrumen sesuai prinsip syariah, dan bisa menyimpan dana selama 2 atau 4 tahun. Instrumen ini juga dapat menjadi penyeimbang bagi investor yang portofolio sahamnya tertekan karena IHSG turun lebih dari 40% sepanjang 2026, seperti dibahas di reksa dana saham saat IHSG turun 41%.

Bagaimana Dibanding Deposito dan Reksa Dana Pasar Uang?

Deposito bank fleksibel karena bisa dicairkan saat jatuh tempo bulanan, tetapi bunganya dikenai pajak 20% dan penjaminan LPS memiliki batas nilai serta syarat tingkat bunga. Reksa dana pasar uang bisa dicairkan kapan saja dengan hasil yang mengikuti suku bunga pasar, tetapi tidak dijamin negara. ST017 menawarkan jaminan negara dan pajak lebih rendah, dengan konsekuensi dana terikat lebih lama. Banyak investor menggabungkan ketiganya: deposito atau pasar uang untuk dana darurat, dan SBN ritel untuk dana yang tidak dipakai beberapa tahun. Bagi yang juga mempertimbangkan emas, perbandingan waktu beli dibahas di harga emas Antam Rp2.531.000. Dengan menyesuaikan pilihan instrumen pada kapan dana akan dipakai, investor bisa memperoleh hasil yang lebih baik tanpa mengorbankan likuiditas yang dibutuhkan sehari-hari.

Apa Risikonya?

  • Risiko likuiditas: tidak bisa dijual di pasar sekunder dan pencairan awal terbatas.
  • Risiko inflasi: jika inflasi naik tajam, imbalan riil bisa mengecil.
  • Risiko gagal bayar: sangat rendah karena dijamin negara.

Kenaikan yield SBN di pasar juga memengaruhi biaya utang pemerintah, seperti dijelaskan di yield SUN 7,54% dan biaya bunga utang.

Informasi resmi tersedia di DJPPR Kementerian Keuangan dan kebijakan suku bunga di Bank Indonesia.

Artikel ini bersifat informasi dan bukan rekomendasi membeli atau menjual efek. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan ST017 ditawarkan?

Pada 6 November hingga 2 Desember 2026, dengan setelmen 9 Desember 2026.

Berapa minimum pembelian ST017?

Rp1 juta, dengan maksimum Rp5 miliar untuk tenor 2 tahun dan Rp10 miliar untuk tenor 4 tahun.

Apakah ST017 bisa dijual sebelum jatuh tempo?

Tidak bisa diperdagangkan, tetapi dapat dicairkan awal maksimal 50% kepemilikan pada periode tertentu.

Berapa pajak imbalan ST017?

Imbalan SBN ritel dikenai pajak 10%, lebih rendah dari pajak bunga deposito 20%.

Apa arti imbalan mengambang dengan batas bawah?

Imbalan bisa naik mengikuti BI-Rate, tetapi tidak akan turun di bawah tingkat awal yang ditetapkan.

monetapostadmin
Redaksi MonetaPost