Presiden Direktur Bank Woori Saudara Indonesia mengundurkan diri pada Januari 2026. Manajemen memastikan operasional dan kondisi keuangan tetap stabil.
MonetaPost – PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk. (SDRA) atau Bank Woori Saudara (BWS) resmi mengumumkan pengunduran diri Presiden Direktur Kim Eungchul. Informasi tersebut disampaikan perseroan melalui keterbukaan informasi kepada publik pada awal Januari 2026. Manajemen menegaskan bahwa keputusan tersebut tidak membawa dampak negatif terhadap operasional maupun kinerja keuangan bank.
Pengunduran diri pucuk pimpinan ini menjadi perhatian pelaku pasar mengingat posisi strategis Presiden Direktur dalam menjaga arah bisnis dan stabilitas perbankan, khususnya bagi bank yang memiliki afiliasi internasional seperti Bank Woori Saudara.
Pengunduran Diri Diajukan Awal Januari
Surat Resmi Diterima Perseroan
Manajemen Bank Woori Saudara menyampaikan bahwa perseroan telah menerima surat pengunduran diri Kim Eungchul pada 7 Januari 2026. Surat tersebut berisi permohonan resmi untuk mengakhiri masa jabatannya sebagai Presiden Direktur.
Direktur Bank Woori Saudara, Wiryanto, menjelaskan bahwa pengunduran diri tersebut diajukan sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang berlaku di industri perbankan serta peraturan pasar modal. Dengan diterimanya surat tersebut, perseroan langsung melakukan langkah administratif lanjutan.
Akan Diputuskan Lewat RUPSLB
Pengunduran diri Kim Eungchul belum efektif sebelum mendapatkan persetujuan pemegang saham. Oleh karena itu, Bank Woori Saudara akan membahas dan memutuskan permohonan tersebut dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).
Manajemen menjadwalkan RUPSLB pada 30 Januari 2026. Dalam rapat tersebut, pemegang saham akan memberikan keputusan final terkait pengunduran diri Presiden Direktur sekaligus membahas langkah manajemen selanjutnya untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan.
Manajemen Pastikan Operasional Tetap Normal
Tidak Ada Dampak Material
Bank Woori Saudara menegaskan bahwa pengunduran diri Presiden Direktur tidak menimbulkan dampak material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan.
Aktivitas perbankan tetap berjalan normal, termasuk layanan kepada nasabah, kegiatan kredit, pendanaan, serta pengelolaan risiko. Struktur organisasi dan tata kelola perusahaan juga tetap berfungsi sesuai ketentuan yang berlaku.
Stabilitas Jadi Prioritas
Manajemen menyatakan fokus utama saat ini adalah menjaga stabilitas bisnis dan kepercayaan pemangku kepentingan. Dewan direksi dan manajemen senior tetap menjalankan fungsi pengawasan dan pengambilan keputusan strategis hingga adanya keputusan resmi dari RUPSLB.
Langkah ini dinilai penting untuk memastikan transisi kepemimpinan berjalan tertib tanpa mengganggu kinerja bank di tengah dinamika industri keuangan.
Profil Kim Eungchul
Latar Belakang Pendidikan
Kim Eungchul lahir di Seoul pada tahun 1966 dan merupakan warga negara Korea Selatan. Ia memiliki latar belakang pendidikan Sarjana Hukum dari Universitas Hanyang, Korea Selatan. Meski berlatar belakang hukum, karier profesionalnya banyak dihabiskan di sektor perbankan dan jasa keuangan.
Pendidikan dan pengalaman internasionalnya menjadi nilai tambah saat dipercaya memimpin Bank Woori Saudara.
Rekam Jejak di Industri Perbankan
Sebelum menjabat sebagai Presiden Direktur Bank Woori Saudara sejak 2024, Kim Eungchul memiliki rekam jejak panjang di Woori Bank Group. Ia pernah menduduki sejumlah posisi strategis, khususnya di bidang perbankan korporasi dan bisnis global.
Beberapa jabatan penting yang pernah diembannya antara lain Senior General Manager di Corporate Banking Headquarters, Deputy Executive Vice President di Global Business Group, serta Deputy Executive Vice President di International Trade Business Group. Ia juga sempat menjabat sebagai Chief Executive Officer di Woori Investment Bank.
Pengalaman tersebut menjadikannya figur yang berpengalaman dalam pengelolaan bisnis lintas negara dan keuangan internasional.
Arah Bank Woori Saudara ke Depan
Menunggu Keputusan Pemegang Saham
Ke depan, arah kepemimpinan Bank Woori Saudara akan ditentukan oleh hasil RUPSLB. Pemegang saham memiliki kewenangan penuh untuk menyetujui pengunduran diri serta menentukan langkah strategis berikutnya, termasuk penunjukan pejabat pengganti.
Manajemen menyatakan siap menjalankan keputusan pemegang saham sesuai dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
Optimisme Jaga Kinerja
Terlepas dari perubahan di jajaran direksi, Bank Woori Saudara tetap optimistis menjaga kinerja dan pertumbuhan bisnis pada 2026. Fokus bank tetap pada penguatan fundamental, pengelolaan risiko yang prudent, serta peningkatan layanan kepada nasabah.
Dengan dukungan struktur manajemen yang solid, perseroan berharap transisi kepemimpinan dapat berlangsung lancar dan tidak mengganggu target bisnis jangka menengah maupun panjang.






One Comment