Home / Ekonomi / PLN Selidiki Kabel SUTT Putus yang Picu Kebakaran 50 Rumah di Jatipulo

PLN Selidiki Kabel SUTT Putus yang Picu Kebakaran 50 Rumah di Jatipulo

sutt

PLN tengah menyelidiki putusnya kabel SUTT 150 kV yang memicu kebakaran di 50 rumah RW 04, Jatipulo, Jakarta Barat. Tim teknis PLN dan BPBD dikerahkan untuk evakuasi dan pengamanan warga.

MonetaPost – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat (UIT JBB) tengah menyelidiki penyebab putusnya Ground Steel Wire (GSW) pada Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Karet Lama–Angke. Insiden ini terjadi pada Minggu (16/11/2025) sore dan memicu kebakaran hebat di empat RT kawasan RW 04, Jati Pulo, Palmerah, Jakarta Barat.

Manager Komunikasi & TJSL PLN UIT JBB, Gita Kurniawan Ginting, menyatakan bahwa pihaknya segera melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber gangguan. “Tim tengah menelusuri lebih lanjut untuk mengidentifikasi penyebab gangguan,” ujar Gita pada Senin (17/11/2025) pagi.

Tim teknis PLN telah dikerahkan untuk menangani gangguan dan mengamankan jaringan listrik. Puluhan petugas diturunkan untuk memastikan instalasi aman dan area sekitar tidak membahayakan warga. PLN juga bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Barat, Pemadam Kebakaran, Pemerintah Daerah, dan Kepolisian Sektor Palmerah.

Fokus utama PLN saat ini adalah keselamatan warga dan mendukung proses evakuasi, termasuk penyediaan tenda darurat dan pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat terdampak. Gita memastikan tidak ada korban jiwa dari kebakaran ini. Meski kabel transmisi SUTT putus, pasokan listrik secara umum tetap berjalan normal.

“PLN memastikan sistem kelistrikan tetap aman dan pelayanan kepada pelanggan tidak terganggu. Kami juga menyampaikan permohonan maaf atas dampak kebakaran yang menghanguskan 50 rumah dan memengaruhi 350 jiwa,” tambahnya.

Kronologi Kebakaran di RW 04 Jatipulo

Kebakaran melanda permukiman padat di RW 04, Jati Pulo, Palmerah, Jakarta Barat, pada Minggu sore. Dugaan awal menyebutkan kebakaran disebabkan putusnya kabel SUTT.

Ketua RW 04, Maulana Sani, menjelaskan bahwa kejadian ini diawali suara dentuman keras sekitar pukul 16.25 WIB. “Tiba-tiba terdengar ledakan besar. Kabel putus jatuh ke atas rumah warga dan memicu percikan api,” ujarnya.

Menurut Maulana, kebakaran muncul serentak di beberapa titik, bukan merembet dari satu lokasi. “Ada sekitar tiga hingga empat titik langsung terbakar. Percikan dari kabel yang putus memicu api di banyak lokasi, sehingga kami kewalahan dalam menanganinya,” jelasnya.

Setelah insiden, warga segera menghubungi pihak PLN untuk memastikan kabel yang jatuh di atas rumah aman dan tidak beraliran listrik. Hal ini penting untuk mencegah kebakaran susulan yang bisa lebih parah.

Tindakan Penanganan PLN

PLN segera menurunkan tim teknis untuk memantau dan mengamankan jaringan SUTT yang putus. Petugas memastikan kabel yang jatuh tidak menimbulkan risiko aliran listrik langsung. Tim juga bekerja sama dengan aparat dan BPBD untuk mendukung evakuasi warga.

Selain itu, PLN menyiapkan berbagai bantuan darurat, termasuk tenda pengungsian dan kebutuhan pokok bagi warga terdampak. Koordinasi ini dilakukan agar proses evakuasi dan pemulihan berjalan lancar, dan warga bisa segera mendapatkan bantuan.

Dampak Kebakaran

BPBD DKI Jakarta, melalui Kapusdatin Mohamad Yohan, mencatat bahwa insiden ini menghanguskan 50 rumah, melibatkan 100 kepala keluarga dan 350 jiwa. Warga terdampak mengungsi di Lapangan Taman Jati, RT 011, RW 04, Kelurahan Jati Pulo.

Selain kerusakan fisik pada rumah, seorang warga mengalami luka akibat tersetrum aliran listrik saat kebakaran terjadi. Kerugian materi ditaksir mencapai Rp 1,3 miliar.

Kebakaran ini menimbulkan kepanikan di kawasan padat penduduk. Warga mengaku sulit memadamkan api karena percikan muncul di beberapa titik sekaligus. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi pemadam kebakaran yang berusaha menjangkau setiap lokasi yang terbakar.

Pencegahan dan Evaluasi PLN

PLN menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jaringan transmisi SUTT, khususnya Ground Steel Wire (GSW) yang putus. Tujuannya adalah untuk memastikan insiden serupa tidak terulang di masa depan.

Selain itu, PLN menekankan pentingnya koordinasi dengan aparat lokal dan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan potensi risiko kebakaran akibat gangguan jaringan listrik. Penanganan cepat dan tanggap darurat diharapkan dapat meminimalisir dampak terhadap warga dan properti.

Gita Kurniawan Ginting menambahkan, informasi terkait perkembangan penanganan akan disampaikan secara berkala kepada publik agar masyarakat tetap mendapatkan update akurat mengenai kondisi listrik dan pemulihan wilayah terdampak.

Insiden putusnya kabel SUTT di Jatipulo menimbulkan kebakaran yang cukup besar dan berdampak pada ratusan warga. PLN menegaskan fokus utama adalah keselamatan warga, pemulihan jaringan listrik, dan investigasi penyebab gangguan.

Meski insiden ini menimbulkan kerugian signifikan, koordinasi cepat PLN dengan aparat dan pihak terkait mampu mengurangi potensi korban jiwa. Evaluasi jaringan transmisi akan dilakukan agar kejadian serupa dapat dicegah di masa mendatang, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap keamanan sistem kelistrikan.

PLN juga memastikan bahwa pelayanan listrik secara umum tetap berjalan normal dan terus memantau kondisi di lapangan hingga situasi benar-benar stabil.

Tagged:

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *