BRI merombak jajaran direksi melalui RUPSLB 2025. Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari ditunjuk sebagai Wakil Direktur Utama menggantikan Agus Noorsanto.
MonetaPost – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI resmi melakukan perombakan jajaran direksi melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Rabu, 17 Desember 2025. Keputusan ini menjadi bagian dari langkah strategis perseroan dalam memperkuat tata kelola perusahaan, meningkatkan kinerja bisnis, serta menjaga daya saing di tengah dinamika industri perbankan nasional maupun global yang terus berkembang.
Dalam RUPSLB tersebut, pemegang saham menyetujui sejumlah perubahan penting pada susunan direksi. Salah satu keputusan utama adalah pengangkatan Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari sebagai Wakil Direktur Utama BRI. Ia menggantikan Agus Noorsanto yang sebelumnya menjabat pada posisi tersebut. Penunjukan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memastikan kesinambungan kepemimpinan serta memperkuat arah transformasi bisnis BRI.
RUPSLB Tetapkan Perubahan Strategis
RUPSLB menjadi forum penting bagi pemegang saham dalam menentukan arah kebijakan dan struktur kepemimpinan perseroan. Melalui rapat ini, BRI menegaskan komitmennya untuk terus melakukan penyempurnaan organisasi guna menjawab tantangan industri perbankan yang semakin kompleks.
Perubahan jajaran direksi tidak hanya bertujuan untuk mengisi posisi kosong, tetapi juga sebagai upaya penyegaran manajemen agar lebih adaptif terhadap perubahan ekonomi, perkembangan teknologi digital, serta tuntutan peningkatan kualitas layanan perbankan.
Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari Jadi Wadirut Baru
Pengangkatan Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari menandai babak baru dalam kepemimpinan BRI. Perempuan yang akrab disapa Vivi ini bukan sosok baru di lingkungan perseroan. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Direktur Finance and Strategy BRI sejak 2021 dan memiliki rekam jejak yang kuat dalam pengelolaan keuangan perusahaan.
Rekam Jejak dan Peran Strategis
Pengalaman Vivi di bidang keuangan dan perencanaan strategis dinilai menjadi modal penting dalam mendukung kinerja Direktur Utama BRI, Hery Gunardi. Selama menjabat sebagai Direktur Finance and Strategy, ia berperan dalam menjaga stabilitas keuangan perseroan serta merancang strategi pertumbuhan jangka menengah dan panjang.
Dengan latar belakang tersebut, manajemen berharap Viviana mampu memperkuat arah bisnis BRI, terutama dalam menghadapi tantangan digitalisasi perbankan, pengelolaan risiko, serta menjaga pertumbuhan kredit yang sehat dan berkelanjutan.
Penunjukan Direksi Baru Lainnya
Selain pengangkatan Wakil Direktur Utama, RUPSLB juga menetapkan sejumlah perubahan pada posisi direksi lainnya. Mahdi Yusuf ditunjuk sebagai Direktur Legal and Compliance, posisi strategis yang berperan memastikan kepatuhan terhadap regulasi serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik.
Sementara itu, posisi Direktur Finance and Strategy kini diisi oleh Achmad Royadi, menggantikan Viviana yang naik jabatan. Di sektor bisnis ritel, Aris Hartanto dipercaya sebagai Direktur Consumer Banking, sedangkan Ety Yuniarti ditunjuk sebagai Direktur Manajemen Risiko.
Perubahan ini mencerminkan fokus BRI dalam memperkuat fungsi kepatuhan, manajemen risiko, serta pengembangan bisnis konsumer sebagai salah satu pilar pertumbuhan perseroan.
Persetujuan OJK Jadi Syarat Efektif
Manajemen BRI menegaskan bahwa seluruh anggota direksi yang diangkat melalui RUPSLB baru dapat melaksanakan tugas dan fungsi secara efektif setelah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain itu, pengangkatan tersebut juga harus memenuhi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Ketentuan ini merupakan praktik standar di industri perbankan untuk memastikan prinsip kehati-hatian, stabilitas sistem keuangan, serta penerapan tata kelola yang baik tetap terjaga. Dengan mekanisme tersebut, proses transisi kepemimpinan diharapkan dapat berjalan lancar tanpa mengganggu operasional BRI.
Susunan Lengkap Dewan Direksi BRI
Dewan Direksi
- Direktur Utama: Hery Gunardi
- Wakil Direktur Utama: Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari
- Direktur Micro: Akhmad Purwakajaya
- Direktur Commercial Banking: Alexander Dippo Paris Y.S
- Direktur Treasury and International Banking: Farida Thamrin
- Direktur Corporate Banking: Riko Tasmaya
- Direktur Network and Retail Funding: Aquarius Rudianto
- Direktur Information Technology: Saladin Dharma Nugraha Effendi
- Direktur Operations: Hakim Putratama
- Direktur Legal and Compliance: Mahdi Yusuf
- Direktur Manajemen Risiko: Ety Yuniarti
- Direktur Finance and Strategy: Achmad Royadi
- Direktur Consumer Banking: Aris Hartanto
Susunan ini mencerminkan struktur manajemen yang lengkap dan terintegrasi, mencakup seluruh lini bisnis utama BRI mulai dari mikro, ritel, korporasi, hingga penguatan teknologi informasi.
Susunan Dewan Komisaris BRI
Dewan Komisaris
- Komisaris Utama: Kartika Wirjoatmodjo
- Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen: Parman Nataatmadja
- Komisaris: Helvi Yuni Moraza
- Komisaris: Awan Nurmawan Nuh
- Komisaris Independen: Lukmanul Khakim
- Komisaris Independen: Edi Susianto
Dewan Komisaris berperan sebagai pengawas dan pemberi nasihat strategis bagi direksi untuk memastikan kebijakan perusahaan sejalan dengan kepentingan pemegang saham serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
Harapan ke Depan
Perombakan jajaran direksi ini diharapkan dapat memperkuat fundamental BRI sebagai bank BUMN terbesar di Indonesia. Dengan kombinasi pengalaman, kompetensi, dan pembagian tugas yang jelas, manajemen optimistis BRI mampu menjaga pertumbuhan bisnis yang sehat, meningkatkan kualitas layanan, serta memperluas inklusi keuangan di seluruh lapisan masyarakat.
Langkah ini juga menjadi sinyal bahwa BRI terus beradaptasi dengan perubahan zaman dan menyiapkan kepemimpinan yang solid untuk menghadapi tantangan industri perbankan di masa mendatang.







One Comment