Home / Ekonomi / Bitcoin Menguat 24 Jam, 93.554 Dolar AS

Bitcoin Menguat 24 Jam, 93.554 Dolar AS

bitcoin

Harga Bitcoin kembali menguat dalam 24 jam terakhir dan sempat menembus 93.554 dolar AS. Simak analisis lengkap pergerakan BTC, kapitalisasi pasar, hingga kondisi aset kripto lainnya.

MonetaPost – Harga Bitcoin (BTC) kembali menunjukkan penguatan dalam 24 jam terakhir dengan pergerakan volatil yang cukup tajam. Aset kripto berkapitalisasi terbesar di dunia ini sempat turun ke level terendah harian, namun kemudian memantul kuat hingga menembus area 93.554 dolar AS sebelum kembali bergerak stabil. Pergerakan ini kembali menegaskan dominasi Bitcoin dalam pasar kripto global, meskipun secara jangka menengah dan panjang aset ini masih menunjukkan tren melemah.

Pergerakan Harian Bitcoin: Volatil namun Menguat

BTC Sempat Turun ke 89.335 Dolar AS Sebelum Rebound

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak dalam rentang harga yang cukup lebar. Pada satu titik, BTC menyentuh level terendah harian di kisaran 89.335 dolar AS, sebuah penurunan signifikan yang sempat memicu kekhawatiran di kalangan pelaku pasar. Namun tekanan jual tersebut tidak berlangsung lama.

Pasar kemudian menunjukkan respons kuat dari sisi pembeli, mendorong harga Bitcoin kembali naik melewati area 93.554 dolar AS, yang menjadi level tertinggi harian. Penguatan ini mencerminkan adanya minat beli yang tetap solid, meski kondisi pasar global masih diwarnai ketidakpastian.

Berdasarkan data perdagangan pada Jumat, 12 Desember 2025 pukul 07.14 WIB, BTC tercatat bergerak di kisaran 92.641 dolar AS, naik 0,82 persen dalam 24 jam. Volume transaksi harian mencapai 64,41 miliar dolar AS, memperlihatkan aktivitas pasar yang cukup tinggi.

Performa Mingguan dan Bulanan Masih Beragam

Jika dilihat dalam rentang waktu lebih panjang, kinerja Bitcoin menunjukkan dinamika yang berbeda:

  • 1 minggu: naik 0,50 persen
  • 30 hari: turun 10,08 persen
  • 90 hari: terkoreksi 20,26 persen
  • Year-to-date (YTD): melemah 1,99 persen

Data tersebut menggambarkan bahwa meskipun volatilitas intraday tetap tinggi, tekanan jual dalam beberapa bulan terakhir masih dominan. Pelaku pasar menilai tren ini berkaitan dengan kondisi makro global, kebijakan moneter Amerika Serikat, dan pergerakan aset berisiko lainnya.

Harga Tertinggi Sepanjang Sejarah

Secara historis, Bitcoin pernah mencatat rekor tertinggi di level 126.198 dolar AS. Dengan posisi harga saat ini di kisaran 92 ribu dolar AS, BTC masih berada sekitar 26 persen di bawah rekor all-time high tersebut. Jarak ini menunjukkan bahwa pemulihan penuh masih membutuhkan sentimen positif yang lebih kuat dan konsisten.

Fundamental Pasar: Kapitalisasi dan Suplai Bitcoin

Kapitalisasi Pasar Tetap Mendominasi Industri Kripto

Dalam perspektif fundamental, Bitcoin masih memimpin pasar kripto global. Kapitalisasi pasar BTC tercatat berada di kisaran 1,84 triliun dolar AS, sedangkan kapitalisasi terdilusi penuh mencapai 1,94 triliun dolar AS.

Dominasi pasar Bitcoin mencapai 58,89 persen, artinya lebih dari separuh total kapitalisasi aset kripto dikuasai oleh satu aset ini. Angka tersebut menegaskan bahwa pergerakan BTC masih menjadi penggerak utama arah pasar kripto, baik dalam kondisi bullish maupun bearish.

Suplai Bitcoin Hampir Mencapai Batas Maksimum

Saat ini, suplai beredar Bitcoin berada di 19,96 juta BTC, atau tinggal sedikit lagi menuju suplai maksimum 21 juta BTC. Keterbatasan suplai inilah yang menjadikan BTC dipandang sebagai aset langka, sehingga memiliki karakteristik mirip emas digital.

Seiring mendekatnya suplai menuju batas maksimum, dinamika harga di masa depan kemungkinan akan semakin dipengaruhi oleh permintaan, baik dari investor institusi, ritel, maupun industri pembayaran global.

Kondisi Aset Kripto Lain: Sentimen Campuran

Ethereum Melemah, Solana Menguat

Selain Bitcoin, aset kripto lainnya menunjukkan pergerakan beragam. Ethereum (ETH), kripto terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi, mengalami penurunan 2,35 persen ke level 3.236 dolar AS. Pelemahan ETH ini terjadi di tengah meningkatnya biaya transaksi di jaringan dan volatilitas pasar yang tinggi.

Berbeda dengan ETH, Solana (SOL) justru mengalami penguatan tipis 0,57 persen ke level 137 dolar AS, menunjukkan adanya minat pasar terhadap ekosistem yang dikenal dengan kecepatan dan efisiensi transaksinya.

Aset Kripto Besar Lain Cenderung Melemah

Beberapa aset kripto lainnya mencatat penurunan, seperti:

  • XRP: turun 0,57 persen ke 2,033 dolar AS
  • BNB: turun 0,47 persen ke 887,61 dolar AS
  • TRON (TRX): turun tipis 0,05 persen ke 0,280 dolar AS

Stablecoin, seperti Tether (USDT) dan USD Coin (USDC), tetap bergerak stabil di kisaran 1 dolar AS sesuai fungsinya sebagai aset penyeimbang pasar.

Dogecoin dan Cardano Turun Tajam

Dua aset kripto besar yang menelan tekanan jual lebih dalam adalah:

  • Dogecoin (DOGE): turun 1,79 persen ke 0,1404 dolar AS
  • Cardano (ADA): turun tajam 5,91 persen ke 0,4253 dolar AS

Pelemahan ADA disebut berkaitan dengan minimnya katalis dalam ekosistem dan menurunnya volume transaksi on-chain.

Penguatan pada BCH, LINK, dan HYPE

Beberapa aset kripto justru mencatatkan penguatan:

  • Bitcoin Cash (BCH): naik 1,45 persen ke 577,65 dolar AS
  • Chainlink (LINK): naik tipis 0,10 persen ke 14,11 dolar AS
  • Hype (HYPE): naik 1,33 persen ke 29,10 dolar AS

Kenaikan pada BCH menunjukkan minat investor terhadap aset kripto yang terkait dengan transaksi cepat dan biaya rendah, sementara LINK mendapat dorongan dari peningkatan penggunaan oracle pada proyek DeFi.

Tagged:

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *