Pegadaian mengirim logistik senilai lebih dari Rp1 miliar dan menurunkan tim medis untuk membantu ribuan penyintas banjir dan longsor di Aceh. Aksi cepat ini mempercepat penanganan darurat, distribusi bantuan, serta pemulihan masyarakat terdampak.
MonetaPost – PT Pegadaian melalui program Aksi Peduli Aceh menyalurkan bantuan logistik senilai lebih dari Rp1 miliar untuk membantu ribuan penyintas banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah Aceh dan sebagian Sumatera pada akhir November 2025. Bantuan ini menjadi bagian dari komitmen Pegadaian untuk hadir di tengah kondisi darurat dan membantu percepatan pemulihan masyarakat terdampak.
Pelepasan bantuan dilakukan di outlet Pegadaian CPS Banda Aceh pada Senin (8/12), dihadiri oleh jajaran pimpinan Pegadaian serta Sekretaris Daerah Provinsi Aceh, Muhammad Nasir. Bantuan tersebut menjadi salah satu dukungan terbesar dari BUMN sektor keuangan untuk masyarakat Aceh yang sedang menghadapi masa tanggap darurat akibat bencana hidrometeorologi.
Bantuan Logistik untuk Ribuan Pengungsi
Isi Bantuan Logistik Senilai Lebih dari Rp1 Miliar
Bantuan yang dikirim oleh Pegadaian mencakup berbagai kebutuhan dasar masyarakat, terutama mereka yang berada di posko-posko pengungsian di Meureudu dan Bireuen. Paket bantuan logistik tersebut berisi:
- Mie instan
- Beras
- Gula pasir
- Susu
- Telur
- Roti
- Air mineral
- Pakaian
- Popok bayi
- Obat-obatan
Kebutuhan ini diprioritaskan untuk memastikan pemenuhan pangan, kesehatan, dan kenyamanan dasar bagi ribuan warga yang kehilangan tempat tinggal maupun akses terhadap fasilitas umum. Bantuan tersebut juga menjadi dukungan penting bagi anak-anak, ibu, dan lansia yang sangat rentan selama masa bencana.
Distribusi Bantuan ke Wilayah Terdampak
Bantuan dikirim menggunakan beberapa armada logistik yang langsung menuju lokasi terdampak. Pegadaian memastikan proses pendistribusian dilakukan secara cepat dan terkoordinasi bersama Pemprov Aceh dan BPBA agar seluruh bantuan tepat sasaran.
Selain Meureudu dan Bireuen, bantuan Pegadaian juga telah disalurkan bertahap ke berbagai wilayah terdampak parah lainnya, seperti:
- Aceh Timur
- Aceh Tamiang
- Bener Meriah
- Takengon
- Pidie
- Aceh Utara
- Kota Lhokseumawe
Dengan cakupan wilayah yang luas, bantuan Pegadaian menjadi sangat berarti dalam meringankan beban masyarakat yang terdampak secara langsung oleh banjir dan longsor.
Pengiriman Relawan Medis Pegadaian
Tim Medis Turun Langsung Bantu Penanganan Darurat
Selain bantuan logistik, Pegadaian mengirimkan Tim Medical Pegadaian bersama sejumlah relawan kesehatan untuk memperkuat layanan darurat. Tim medis ini dipimpin oleh:
- dr. Syaiful Arifin, S.Ked., M.Biomed
- drg. Rr. Astrid Dyah K. R
Tim medis tersebut bekerja sama dengan tenaga kesehatan dari RSCM FKUI yang turun langsung ke lapangan. Mereka bertugas memberikan layanan kesehatan darurat, melakukan pemeriksaan medis, serta membantu evakuasi warga di daerah yang sulit dijangkau.
Fokus Penanganan Kesehatan di Pengungsian
Tim medis membantu penanganan berbagai keluhan kesehatan seperti:
- Dehidrasi
- Infeksi kulit
- Gangguan pernapasan akibat kualitas udara buruk
- Cedera ringan
- Penyakit akibat air kotor
Kondisi lingkungan pascabencana membuat risiko penyakit menular meningkat, sehingga keberadaan tenaga medis sangat penting untuk mencegah wabah di wilayah pengungsian.
Dukungan dan Pernyataan Resmi dari Pegadaian
Komitmen Pegadaian untuk Indonesia
Direktur Jaringan dan Operasi PT Pegadaian, Eka Pebriansyah, menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Aceh. Ia menegaskan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bagian dari komitmen Pegadaian dalam mendorong percepatan pemulihan daerah.
Menurut Eka, bantuan ini diharapkan dapat membantu terutama dalam pemenuhan gizi anak-anak dan kebutuhan pangan dasar warga di pengungsian. Ia menambahkan bahwa Pegadaian akan terus mengawasi perkembangan situasi dan siap memberikan dukungan lanjutan bila dibutuhkan.
Dukungan dari Komisaris Utama Pegadaian
Komisaris Utama PT Pegadaian, A.M. Putranto, juga menegaskan bahwa nilai bantuan bukanlah ukuran utama. Yang terpenting, kata dia, adalah manfaat nyata yang dirasakan masyarakat. Putranto mengapresiasi kerja sama erat antara Pegadaian dan Pemerintah Provinsi Aceh, yang membuat distribusi bantuan dapat berlangsung lebih efektif.
Apresiasi Pemerintah Aceh dan Kolaborasi Penanganan Bencana
Sekretaris Daerah Aceh, Muhammad Nasir, menyampaikan apresiasi atas langkah cepat Pegadaian dalam membantu masyarakat. Ia menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan BUMN merupakan faktor penting dalam penanganan bencana.
Pemprov Aceh memastikan bahwa semua bantuan akan didistribusikan secara optimal melalui koordinasi dengan BPBA agar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan pengungsi.
Kondisi Bencana dan Data Korban Terkini
Dampak Bencana Hidrometeorologi Akhir 2025
Bencana yang terjadi sejak akhir November 2025 telah menimbulkan kerusakan masif di berbagai wilayah Aceh. Infrastruktur terputus, rumah-rumah warga hanyut, dan ribuan orang kehilangan akses terhadap air bersih maupun pangan.
Berdasarkan data BNPB per 6 Desember 2025, tercatat:
- 883 korban jiwa meninggal dunia
- 520 orang hilang
- Ribuan warga mengungsi di berbagai posko
Data ini menunjukkan skala bencana yang sangat besar sehingga diperlukan sinergi kuat antara pemerintah, BUMN, lembaga kemanusiaan, dan masyarakat.
Pegadaian Tetap Hadir untuk Pemulihan Aceh
PT Pegadaian memastikan akan terus memantau situasi di Aceh dan bersinergi dengan berbagai pihak untuk mendukung pemulihan pascabencana. Melalui bantuan logistik, pengiriman tim medis, serta kolaborasi dengan pemerintah daerah, Pegadaian menegaskan komitmennya untuk selalu hadir membantu masyarakat Indonesia di saat bencana.
Aksi Peduli Aceh menjadi bukti bahwa solidaritas dan kerja sama dapat menjadi kekuatan utama dalam memulihkan kondisi masyarakat yang terdampak bencana besar.







One Comment