Astra gelar Workshop Lingkungan 2025 di KBA Cidadap untuk memperkuat edukasi dan konservasi.
MonetaPost – PT Astra International Tbk kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat melalui penyelenggaraan Workshop Lingkungan Astra 2025. Memasuki tahun ke-16, program ini digelar di Kampung Berseri Astra (KBA) Cidadap, Padalarang, Jawa Barat—sebuah desa binaan yang telah berkembang menjadi ecovillage berbasis edukasi lingkungan, konservasi, dan geowisata.
Terletak di kawasan yang dikelilingi Stone Garden dan Guha Pawon, Cidadap menjadi contoh nyata bagaimana masyarakat dapat mengelola potensi alam dengan pendekatan berkelanjutan. Astra mulai membina desa ini sejak 2017, dan sejak itu KBA Cidadap terus berkembang sebagai pusat edukasi lingkungan dan destinasi wisata geologi yang menarik.
Workshop Lingkungan Astra: Mengajak Publik Turun Tangan
Workshop tahun ini menghadirkan para jurnalis, content creator, serta perwakilan Grup Astra untuk melihat langsung bagaimana masyarakat Cidadap menjalankan berbagai program pelestarian lingkungan.
Head of Internal Communications Astra, Regina Panontongan, mengatakan bahwa KBA Cidadap merupakan bagian dari komitmen panjang Astra dalam memberdayakan masyarakat melalui program lingkungan yang berkelanjutan.
“Kampung Berseri Astra Cidadap sudah kami bina sejak beberapa tahun lalu melalui Astra Honda Motor. Program ini menjadi agenda rutin tahunan untuk memberikan pengalaman langsung kepada peserta agar turut terlibat dalam gerakan peduli lingkungan,” jelas Regina.
Peserta workshop diajak mencoba sejumlah aktivitas ramah lingkungan yang menjadi rutinitas masyarakat setempat, seperti pembuatan pupuk organik Bokashi, penanaman benih sayuran, dan edukasi mengenai pengelolaan sampah. Melalui kegiatan ini, peserta mendapat gambaran bagaimana program lingkungan dapat dijalankan secara sistematis dan berkelanjutan oleh warga.
Regina menegaskan bahwa keterlibatan media dan content creator sangat penting dalam menyebarkan pesan pelestarian lingkungan.
“Kami ingin semakin banyak pihak terinspirasi untuk berbuat sesuatu yang bermanfaat bagi lingkungan. Karena menjaga bumi bukan hanya tugas satu kelompok, tetapi tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Berawal dari Keprihatinan Lingkungan
Tokoh Penggerak KBA Cidadap, Deden Syarif Hidayat, menceritakan bagaimana KBA Cidadap bermula dari keprihatinan komunitas pecinta alam atas kerusakan kawasan bentang alam Karst Citatah. Maraknya kegiatan pertambangan ilegal telah menyebabkan hilangnya mata air, meningkatnya erosi, dan rusaknya ekosistem karst yang merupakan kawasan lindung geologi.
“Kami melihat dampaknya sangat parah. Dari situlah komunitas mulai bergerak memulihkan lingkungan dan melibatkan masyarakat secara langsung,” kata Deden.
Ia menambahkan bahwa komunitas pecinta alam berupaya mendekatkan masyarakat dengan kawasan tebing karst—yang sebelumnya hanya dikenal oleh para pemanjat profesional—agar warga memahami nilai ekologis wilayah tersebut.
Peran Astra dalam Transformasi Desa
Sejak resmi diberdayakan oleh Astra pada 2017, KBA Cidadap telah memiliki lebih dari 60 kader lingkungan yang aktif menjalankan berbagai program, mulai dari:
- pengelolaan sampah berbasis bank sampah,
- edukasi ketahanan pangan,
- pemanfaatan eco-enzyme dan komposter cair,
- program penghijauan rutin,
- hingga edukasi geowisata berbasis karst.
Konsistensi ini membuahkan hasil. Kampung Berseri Astra Cidadap berhasil meraih Trophy Utama Program Kampung Iklim (ProKlim) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan—penghargaan tertinggi bagi desa yang aktif melaksanakan aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.
Zona Edukasi dan Geowisata: Kekuatan Utama Desa
KBA Cidadap kini memiliki beberapa zona unggulan yang menjadi pusat edukasi lingkungan dan daya tarik wisata:
1. Taman Edukasi Terpadu
Di sini masyarakat mengembangkan:
- PAUD–TK berbasis alam,
- program ketahanan pangan desa,
- fasilitas komposter cair,
- bank sampah produktif,
- serta ruang serbaguna untuk pelatihan dan kegiatan masyarakat.
Bank sampah produktif melayani penimbangan, pencatatan, hingga tabungan sampah yang dapat ditukar dengan kebutuhan rumah tangga.
2. Pranaraksa Center & Taman Buah Langka Nusantara
Area ini menjadi pusat konservasi tanaman lokal, pembibitan, dan tempat pelatihan lingkungan bagi sekolah maupun komunitas.
3. Pranaraksa & Geotheater Hawu Pabeasan
Zona ini menawarkan edukasi biodiversitas dan geodiversitas, cocok untuk kegiatan outing class, geowalk, jogging trail, hingga wisata edukasi terbuka.
Dengan integrasi antara konservasi, edukasi, dan pariwisata, KBA Cidadap kini menjadi destinasi geowisata yang tidak hanya indah, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Kolaborasi untuk Masa Depan yang Lebih Hijau
Menurut Deden, kehadiran Astra memberikan ruang bagi masyarakat untuk meningkatkan kapasitas, memperkuat kolaborasi, dan mengembangkan potensi lokal yang telah ada.
“Dengan kegiatan hari ini, kami berharap lebih banyak pihak memahami bahwa memulihkan lingkungan adalah upaya bersama. Semakin banyak yang terlibat, semakin besar dampaknya,” ujarnya.
Melalui KBA Cidadap, Astra berharap dapat memperkuat peran masyarakat sebagai aktor utama pelestarian lingkungan. Pendekatan berbasis komunitas ini telah terbukti efektif dalam menciptakan perubahan nyata dan menciptakan desa yang mandiri, produktif, dan berkelanjutan.







One Comment